Ads 468x60px

Search Box

Senin, 02 Desember 2013

Psikologi Sastra



Pengaruh Ayat kursi terhadap Psikologi Pembaca
Oleh: Moh. Maqbul


اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi(1) Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”(Q.S. Al-Baqarah:255)

Ayat yang kita kenal dengan nama ayat kursi merupakan salah satu ayat yang sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkan sebagian dari kita telah menjadikan ayat di atas sebagai bagian dari kehidupan. Bahkan Rasulullah sendiri memberi predikat Agung pada ayat kursi ini. Seperti dalam sabdanya:

عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ ( اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ) قَالَ فَضَرَبَ فِي صَدْرِي وَقَالَ وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ
“Dari Ubay bin Kaab ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hai Abu Mundzir, tahukah engkau ayat mana dari AL Qur’an yang menurutmu paling agung? Aku menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Beliau bertanya lagi: ” Hai Abu Mundzir, tahukah engkau ayat mana dari Al Qur’an yang menurutmu paling agung? Aku menjawab: “Allahu Laa Ilaaha Illa Huwal Hayyul Qayyuum.” Ia (Abu Mundzir) berkata: “Lalu beliaupun menepuk dadaku seraya berkata: “Demi Allah, mudah-mudahan engkau dimudahkan untuk memperoleh ilmu hai Abu Mundzir.” (HR. Muslim No 810, Abu Daud No 1460)

 Selain dari keagungannya, Ayat ini Juga banyak sekali menyimpan rahasia yang terkandung didalamnya. Hal ini sudah diperjelas oleh sabda Rasulullah yakni:   

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّه عَنْه قَالَ وَكَّلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ فَأَتَانِي آتٍ فَجَعَلَ يَحْثُو مِنَ الطَّعَامِ فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لَأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ذَاكَ شَيْطَانٌ
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mewakilkan kepadaku untuk menjaga zakat Ramadhan. Lalu datanglah seseorang menemuiku meminta segenggam makanan, lalu akupun mengambilkannya untuknya dan berkata sungguh aku akan mengangkat perihalmu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam . Maka laki-laki itupun berkisah, jika engkau pergi kepembaringanmu maka bacalah ayat kursi, engkau senantiasa akan dijaga oleh Malaikat penjaga dari Allah dan engkau tidak didekati setan hingga datang waktu pagi. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ia berbicara benar kepadamu padahal ia pendusta, ia adalah setan.” (HR. Bukhari No 3101)

Di Hadits yang lain juga disebutkan:

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ البَاهِلِي قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِي دُبُرَ كُلِّ صَلاَةٍ لَمْ يَحُلْ بَيْنَهُ وَ بَيْنَ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ إِلاَّ الْمَوْتُ
“Dari Abu Umamah Al-Bahili Radhiyallahu anhu ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membaca Ayat Kursi dipenghujung setiap sholat maka tidak ada yang menghalangi orang tersebut dengan surga kecuali maut. ” (HR. Ibnu Sunni No 121 dan di shahihkan oleh Albani dalam Silsilah Shahihah No 972)





Berdasarkan sabda Rasul diatas. Sudah banyak yang pernah merasakan Khasiat dari ayat kursi tersebut. Argumen ini  saya buktikan dengan hasil observasi yang sudah saya lakukan. Antara lain:
1.      Mayoritas beberapa dari orang yang sudah saya wawancarai, mengungkapkan bahwa pengaruh setelah mengamalkan ayat kursi adalah kedamain. Hati yang sebelumnya gelisah menjadi tentram dan tenang setelah mengamalkan Ayat tersebut
2.      Ada juga yang merasa nyaman dalam menjelajahi ruang mimpi (Terlelap dalam tidurnya) ketika sebelumnya membaca ayat kursi
3.      Sebagian lagi meraskan rasa percaya dirinya bertambah
4.      Bahkan ada yang meraskan selamat dalam perjalanan
Dari keempat pengaruh diatas merupakan sebagian dari hasil penelitian yang sudah kami lakukan, akan tetapi itu hanya bagian dari observasi yang menggunakan metode wawancara. Selain itu saya juga mencari bukti dari Dunia Maya yang cakupannya sangat luas sehingga saya disini hanya membatasi beberapa orang saja yang menurut saya mereka sukses dalam mengamalkan ayat kursi tersebut. Diantaranya adalah:
Ø  Ayat kursi dapat menumbuhkan cinta dalam rumah tangga, Hal ini sudah di buktikan oleh seseorang yang dalam rumah tangganya selalu di lumpuri oleh pertengkaran. Akan tetapi setelah salah satu dari mereka mengamalkan ayat kursi, Bi idznillah pertengkaran itu tidak pernah terjadi lagi bahkan sekarang mereka hidup dalam hembusan kebahagiaan.
Ø  Ada pegalaman lagi Tentang Khasiat ketika mengamalkan ayat kusi. Ini terjadi pada salah seorang warga Malaysia yang istiqomah membaca ayat kursi setelah sholat dan setiap kali keluar rumah. Pada suatu hari dia merasakan ke besaran Allah melalui ayat kursi. Ini bermula ketika dia meninggalkan rumahnya dalam keadaan tidak aman. Namun setelah dia pulang dia dikagetkan oleh dua tetangganya yang menjadi korban pencurian, padahal rumah itu sudah dijaga ketat. Namun anehnya rumah dia sendiri tidah terjamah  sedikitpun oleh sipencuri. Itulah salah satu kebesaran Allah yang terkandung dalam ayat kursi
Ø  Satu lagi pengalaman Tentang pengaru Ayat kursi terhadap pembacanya. Ini dialami oleh seseorang yang bernama  Dinar Dewi Suminar, dia seringkali mendengar suara gemuruh dimalam hari sebelum dia beranjak tidur. Sering kali pula dia berusaha menghindarinya, namun tidak pernah berhasil. Akan tetapi sejak dibacakan ayat kursi. Bi Idznillah suara gemuruh tadi hilang.
Itulah beberapa pengalaman dari orang yang sukses dalam mengamalkan ayat kursi. Selain itu, Ada juga yang tidak mernah merasakan apapun ketika membacanya. Bahkan Mereka yang tidak berhasil cepat putus asa. Namun itu hanya Minoritas saja menurut apa yang sudah saya Analisis.

Adapun teks wawancara yang saya gunakan adalah sebagai berikut:

1.      Apakah anda mengetahui keutamaan ayat kursi?

2.      Apakah anda mengamalkannya?

3.      Apa yang anda rasakan setelah mengamalkan ayat kursi?

4.      Sudah berapa lama anda mengamalkan ayat kursi?

5.      Apakah sekarang anda masih mengamalkan ayat kursi?


0 komentar:

Posting Komentar