Ads 468x60px

Search Box

Kamis, 09 Januari 2014

Kualat Vs Kecerobohan

Oleh: Abung Alfarisy

“Oough, sakit Pak,” keluh salah satu siswa
“Bapak tadi sudah nasihati, tapi kamu masih saja bandel,” ucapku sembari menjewer telinganya.

Beginilah sikapku ketika menghadapi moral siswa yang sudah mulai pintut, hingga seorang guru selalu dituntut untuk membuntut, agar siswanya nurut dan memiliki mental yang tidak kalut.

***
Namun pada suatu hari, ketika aku mengoreksi hasil ulangan harian siswa. Tiba-tiba telingaku terasa gatal, sehingga secara tidak sengaja kulakukan tindakan idgham pada telingaku, dengan tutup bolpoin yang aku pengang saat itu.

Beberapa jam kemudian, telingaku terasa sakit seolah-olah mencubit. Rasa sakit itu berhari-hari terjadi, hingga membuat mersik kian pintang pada jiwa yang bimbang.


“Waah, telinganya lumayan bengkak,”

Dokter pun memberitahu, ketika aku memberanikan diri untuk memeriksakannya. Kebengkakan telingaku itu ada dua kemungkinan. Pertama karena kecerobohanku, dan yang kedua karena tindakanku yang selalu menjewer siswa tanpa putus asa.

Sejak saat itupula, aku mulai tangar terhadap semua tindakan, Termasuk menjewer telinga siswa dengan Bismillah.


0 komentar:

Posting Komentar